Dalam pikiran saya, "Apa yang membedakan seorang guru, dosen dan instrukstur? yang saya maksud adalah dalam arti mendidik dan mengajar bukan dalam artian ijazah, gelar atau apapun yang melekat dalam diri pada profesi tersebut.
secara mendasar mendidik adalah merubah individu dari buruk menjadi baik atau dari tidak tahu menjadi tahu. kita ingat begitu besar pendidikan dasar yang diberikan oleh seorang guru taman kanak- kanak ataupun sekolah dasar beliau dengan sabar, tekun mengajari kita untuk membaca (IQRO) tentunya guru sekolah dasar dan guru taman kanak menjadi starting kit untuk pendidikan lanjutan sampai kita bisa dan tahu.
Mungkin kebutuhan di jaman sekarang ini yang begitu banyak dan bermacam baik kebutuhan primer dan sekunder, ditambah perkembangan tehnologi yang begitu cepat sehingga mempengaruhi dari segi finansial. Jadi kalau kita melihat seorang guru/pendidik adalah pekerjaan yang mulia namun dengan adanya tuntutan kebutuhan sehingga kemulian itu pudar, saya mempunyai keyakinan bahwa Allah Swt akan memberikan sumber rejeki dari yang lain dan itu harus disyukuri dengan indahnya bersedekah dan berbagi.
Tidak ada tendesi apapun dari masalah ini, namun gambaran bahwa Allah itu Maha segala Nya semua kebaikan dan keburukan pasti ada balasan- Nya.
Dalam berita dimedia banyak di publikasikan mengenai masalah guru mogok sering terjadi dimana- mana bagaimana kalau di pondok pesantren guru ngajinya mogok?
Mari kita percaya sama Allah Swt, Bapak/ Ibu guru, dosen dan instruktur nanti penghargaan dan kemulian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar